Slider

Sumatera Barat

Kota Padang

Sport

Opini

Nasional

Agam

» » Anggota DPRD Kota Padang manfaatkan Reses masa Sidang I Untuk Serap Aspirasi Masarakat

Bukamatanews.com, Parlemen – Jadwal reses masa sidang I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang berakhir Minggu (11/02). Seperti diketahui, reses masa Sidang I DPRD Kota Padang diagendakan 7-11 Februari 2018. Turun ke lapangan, mengutamakan Daerah Pemilihan (Dapil) menggiring para anggota Dewan berhasil menuai aspirasi dari masyarakat.
Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti, mengatakan, masa reses adalah masa yang bisa dimanfaatkan para anggota Dewan mengambil aspirasi sebanyak-banyaknya. Elly sendiri, saat melakukan reses di Kecamatan Lubug Begalung, mendengar langsung harapan-harapan warga dan melihat sendiri keluhan terkait masalah pembangunan fisik yang dialami masyarakat setempat.
“Ada masalah jalan lingkung dan drainase, dikatakan warga sudah diukur Dinas terkait, tapi sampai sekarang belum juga dibangun,” kata Elly.
Sementara, di lokasi terpisah dijumpai, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa, menyatakan reses sangat bermanfaat bagi para anggota Dewan dalam mengambil informasi kebutuhan pembangunan dan dorongan bagi masyarakat.
“Reses itu sebenarnya kewajiban anggota DPRD per masa sidang. Sekali tiga bulan anggota Dewan berkewajiban reses ke daerah pemilihan. Dari periode pertama Saya, Saya selalu lakukan reses ke Dapil. Kegiatan ini merupakan bagian dari susunan APBD, bagian dari tugas kedewanan, demi kepentingan masyarakat,” ujar Esa.
Ada yang berbeda antara reses awal tahun ini dengan masa reses sebelumnya. Jika terdahulu masih ada yang tidak mengambil reses karena beberapa pertimbangan, sekarang keseluruhan anggota Dewan bisa dikatakan melakukan reses.
Seperti yang dilakukan oleh kader PKS yang pernah menjabat Ketua DPRD Kota Padang, Hadison, mengungkapkan bahwa anggota Dewan dari PKS yang sebelumnya tidak melakukan reses, sekarang seluruhnya menggelar reses.
“PKS dulu tidak ikut reses karena menurut Kami aturannya di Tatib masih tidak jelas. Kami pernah mengembalikan uang sekitar Rp30 juta, karena waktu itu BPK menyatakan Kami tidak mengadakan reses, padahal Kami mengadakan. Sekarang semuanya ikut. Uang diatur sekretariat langsung,” kata dia.
Hadison menyebutkan, empat puluh tiga orang anggota Dewan melakukan reses di masa sidang I DPRD Kota Padang ini.
“Seorang sakit, seorang meninggal dunia. Sisanya melakukan reses,” tukasnya.(*)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama