Slider

Sumatera Barat

Kota Padang

Sport

Opini

Nasional

Agam

» » IMF SALURKAN BANTUAN KE KORBAN BANJIR SOLOK SELATAN




FOTO BANTUAN IMF KE SOLOK SELATAN
JETNEWS- SOLOK SELATAN . Ikatan Minang Famili Sumbar (IMF) berikan bantuan terhadap korban  banjir  warga di Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (26/9)  bantuan yang diberikan (IMF) berupa Sembako. 

"Sembako yang disalurkan merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari berbagai masyarakat yang ada di Padang. Allhamdullilah, bantuan yang terkumpul sudah kami belikan barang berupa, puluhan mie instan, puluhan dus air mineral, beras, sarden dan minyak goreng. Hampir semua famili yang tergabung di IMF ikut terjun langsung mengalang dana serta langsung menyalurkan bantuan  terhadap korban yang terkena dampak," Ujar Ketua IMF Sumbar, Wili Lesmana." diliput dari www.news.padek.co

Wili didampingi Pembinanya Antoni Farlan mengatakan, bantuan yang dihimpun tersebut akan distribusikan dan tepat sasaran untuk korban banjir.  "Kami berterimakasih banyak kepada masyarakat Padang, yang memiliki solidaritas dan kepedulian yang tinggi terhadap korban bencana banjir Solsel tersebut," kata Antoni.
Sesuai dengan tujuan organisasi yang mana ingin berbuat untuk masyarakat banyak dan peduli antar sesama. Hal itu lah yang menggerakan kami IMF guna menggalang dana untuk memberikan sedikit bantuan untuk korban banjir yang melanda masyarakat di Nagari Pakan Rabaa Tengah, beberapa hari lalu.

"Semoga kondisi daerah yang terkena banjir cepat pulih dan warga yang terkena dampak banjir segera pulih dari traumanya," harap Antoni.
Seorang warga, Yurnalis saat menerima bantuan dari sejumlah pemuda yang berasal dari Padang itu, mengucapkan terimakasih atas kepedulianya terhadap korban warga terkena dampak musibah banjir. "Semoga dengan adanya bantuan ini setidaknya dapat meringankan beban kami," ujarnya.
Sementara itu informasi dari BPBD Solok Selatan, hingaa saat ini Pemerintah Solok Selatan, berencana memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda empat dusun di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh selama 14 hari kedepan. Hal ini dilakukan, mengingat belum pulihanya kondisi dilapangan terutama sarana air bersih.
Diperpanjangnya masa tanggap darurat ini, dikarenakan masa tanggap darurat pertama selama tujuh hari sejak kejadian belum bisa menuntaskan pulihan kondisi dilokasi kejadian.
"Perpanjangan masa tanggap darurat ini diambil, berdasarkan kesepakatan rapat bersama kementrian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan Republik Indonesia. Dari keputusan rapat tersebut masih perlu melakukan pemulihan dan pembersihan dilokasi bencana," ujar Kalaksa BPBD Solok Selatan  Editorial.
Editorial mengatakan masih ada enam hal yang masih harus dibenahi dan dipenuhi terhadap korban bencana banjir bandang. Salah satunya, menuntaskan fasilitas air bersih kepada warga, sanitasi dan penanganan sungai serta menyelesaikan pendistribusian bantuan, pemulihan lahan pertanian, menuntaskan pembersihan rumah warga dari tumpukan material lumpur.
“Untuk perpanjangan masa tanggap darurat ini lebih difokuskan pada, pembersihan rumah warga dari tumpukan material lumpur dan perbaikan fasilitas air bersih,” 


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama